|
|
| Total Posting |
: |
534 |
| Total Comment |
: |
0 |
| Unique Counter |
: |
118249 |
| Total Member |
: |
13331 |
|
Sedang Online
| Non Member |
: |
1 |
| Members |
: |
0 |
| Sekarang |
: |
1 |
| Yang Lalu |
: |
13 |
|
|
|
|
|
|
|
|
arsip
|
|
|
|
|
|  |
Tak perlu tembak, Patahkan leher Mereka..!!
Galery Oleh : Redaksi 05 Jan, 09 - 8:00 pm
"Kami sedang patroli di Rafah. Tidak ada anjing-anjing di jalanan, yang ada hanya seorang bocah kecil tengah bermain dengan pasir. Dia sedang membuat rumah dari pasir. Teman kami mulai membidikkan senjatanya, tapi komandan kami melarang dan berkata, 'Jangan, dia hanya anak-anak. Tidak perlu ditembak. Patahkan saja leher atau tulang rusuknya.
Lalu kami hampiri dia dan mematahkan tulang-tulangnya. Kami pergi meninggalkan anak itu'.
Disebabkan media-media besar dunia, juga nyaris seluruh kantor berita internasional, dikuasai jaringan Zionis Internasional, maka kekejaman dan kebiadaban tentara Zionis-Israel tidak diketahui banyak orang. Termasuk bagaimana cara dan perasaan para tentara penjajah ini saat menyiksa warga Palestina, baik itu bayi dan anak-anak kecil, para gadis dan para Muslimah, dan sebagainya.
|
10 Cara, Anda Sudah Termasuk Membantu Yahudi-Israel
Laporan Oleh : Redaksi 31 Dec, 08 - 2:30 pm
Banyak orang menilai, membeli produk Amerika dan Yahudi tak berdampak apa-apa. Padahal Yahudi sendiri mengatakan, 54 cara, Anda telah membantunya . Apa saja?
Banyak orang menilai, membeli produk Amerika dan Yahudi, mengibarkan bendera Israel bahkan sekedar memakai kalung “Bintang David” tak ada sangkut-pautnya dengan dukungan terhadap Israel. Siapa bilang?
“Banyak misinformasi di luaran sana. Terutama ketika sebuah insiden terjadi di Israel. Kunjungi situs Kementerian Luar Negeri Israel (www.mfa.gov.il) dan situs Pertahanan Israel (www.idf.il) guna memperoleh cerita dari sudut pandang Israel,” demikian bunyi poin ke 33 dari “54 Cara Bagaimana Mendukung Israel”.
Ringan dan tidak terlalu berat. Cukup membaca berita dari sudut pandang Israel, Anda sudah dianggap “mendukung zionis”.
|
Amerika dibalik Serangan Israel ke gaza
Untuk kesekian kalinya dunia Arab tak mampu berbuat apa-apa kecuali hanya melontarkan kecaman, kutukan dan imbauan untuk saling bergandeng tangan menghadapi kekejaman Zionis Israel. Apa sebenarnya yang dapat mereka perbuat?
Yang jelas tak cukup hanya dengan kecaman atau kutukan, tapi dunia Arab harus benar-benar bersatu untuk memberikan tekanan politik dan ekonomi, bila tak mampu melalui jalur militer.
Coba lihat reaksi dari dunia Arab ketika pasukan udara Israel membombardir sejumlah fasilitas pertahanan Hamas di Jalur Gaza yang menewaskan lebih dari 200 orang, Sabtu (27/12). Mereka hanya bereaksi dengan melontarkan protes dan seruan aksi balasan atas kebengisan Israel. Tapi apakah sikap itu mewakili seluruh dunia Arab? Sepertinya tidak seperti itu, mereka yang bereaksi keras hanyalah negara-negara yang selama ini berseberangan sikap dengan Barat.
|
Andre Shepherd serdadu AS pertama membelot dan minta suaka di Eropah
Berita Oleh : Redaksi 23 Dec, 08 - 8:00 pm
Seorang serdadu Amerika “membelot” saat ditugaskan di Iraq. Merasa tak benar dan jadi “penjahat”, katanya
Andre Shepherd adalah serdadu Amerika pertama yang ditugaskan di Iraq yang minta suaka politik di Eropa. Shepherd sadar perang di Iraq tidak benar. Ia, lantas lari dari satuannya dan bersembunyi. Kini tinggal di pusat penampungan pencari suaka di Jerman.
Kamarnya di pusat penampungan pencari suaka sempit, berukuran 12 meter persegi dan sebenarnya untuk dihuni enam orang dewasa. Di sini Shepherd tidur sendirian.
"Para pencari suaka dibagi sesuai kebangsaan. Karena saya satu-satunya orang Amerika, maka saya tidur sendirian di sini." Shepherd tinggal di sebuah pusat penampungan pencari suaka tua, di kawasan terkucil sebuah kota Jerman. Shepherd tidak mau menyebut nama kotanya, karena takut polisi militer Amerika, katanya.
|
Adili Bush, Atau Bersiaplah Ditimpuk Sepatu
Laporan Oleh : Redaksi 22 Dec, 08 - 12:00 pm
Oleh: Amran Nasution *
 Komisi Senat AS menemukan bukti penyiksaan para tahanan. Apakah Obama adili Bush, atau AS jadi sasaran timpukan sepatu?
Muntadar al-Zaidi, 28 tahun, hanya seorang koresponden Al Baghdadia, televisi independen yang berbasis di Mesir. Warga Iraq ini ditugaskan sebagai koresponden di Baghdad. Kehidupannya sehari-hari selaku wartawan biasa-biasa saja.
Ia pernah diculik dan ditahan sebuah kelompok bersenjata tapi kemudian dilepaskan tanpa syarat. Itu biasa terjadi di sana, daerah yang memang tak aman sejak tentara Amerika Serikat menduduki negeri kaya minyak ini, 2003. Wartawan lain pun pernah mengalaminya. Ia pernah diperiksa dan ditahan militer Amerika Serikat. Itu juga biasa terjadi di Baghdad atau kota lainnya di Iraq.
|
Menjelang Akhir jabatan, Bush Di Lempar Sepatu !
Galery Oleh : Redaksi 15 Dec, 08 - 4:00 pm
 If you want the facts, it's a size 10 shoe that he threw
Dalam kunjungannya yang sangat dirahasiakan dan diwarnai oleh aksi pelemparan sepatu di Baghdad, Presiden George W Bush yang akan berakhir masa jabatannya pada bulan depan.(Gambar di samping ketika Bush menghindar dari lemparan sepatu)
"Ini adalah ciuman perpisahan, kamu anjing!" teriak seorang mujahid dalam bahasa Arab.
Mujahid yang melemparkan sepatunya ke arah Bush itu diketahui bernama Muntadar al-Zeidi, seorang koresponden Al-Baghdadia, televisi nasional Irak yang berbasis di Kairo, Mesir. "Ini untuk para janda, anak-anak yatim piatu, dan mereka yang tewas terbunuh di Irak," ucap Muntadar al-Zeidi lantang untuk menjelaskan aksinya melempar dua buah sepatu ke arah Bush.
|
Obama Akan Memberikan Payung Nuklir bagi Israel
Berita Oleh : Redaksi 13 Dec, 08 - 4:40 am
Presiden terpilih Amerika Serikat, Barack Obama berencana menawarkan kepada Israel payung nuklir untuk menghadapi ancaman nuklir Iran, demikian dilaporkan Haaretz, Kamis, 11/12/08. Sumber-sumber Amerika mengatakan, pemerintahan Obama berjanji akan melakukan "serangan serupa" terhadap Taheran jika serangan nuklir pada Israel dilakukan.
Sumber itu mengatakan, payung nuklir Amerika akan didukung oleh sistem peluru kendali anti-balistik baru Israel.
Di bawah pemerintahan Bush, Amerika Serikat telah menggelar peringatan dini-sistem radar di Negev untuk mendeteksi peluru kendali balistik Iran. Pejabat resmi di kantor Perdana Menteri Israel Ehud Olmert menolak mengomentari laporan ini.
"Kami tidak terlibat dalam spekulasi yang tidak jelas sumbernya," katanya.
|
Memperingati hari Hak Azazi Manusia sedunia, lembaga advokasi hukum PAHAM Indonesia berserta empat LSM lain menyatakan protes keras terhadap kebijakan Israel yang memblokade Gaza, Palestina.
Hal ini tertuang dalam pernyataan sikap bersama antara PAHAM Indonesia yang diwakili sekjennya, Ahmad Firdaus dengan Komite Solidaritas untuk Rakyat Palestina atau KISPA, Persaudaraan Muslimah atau SALIMA, Muslim Nusantara, dan COMES; kemarin di kantor PAHAM Indonesia di Matraman Jakarta.
Masing-masing lembaga diwakili oleh Sekjen KISPA, Ferry Nur, Sekjen SALIMA, Ratna Nurhayati, Ketua Muslim Nusantara, Hery Nurdy, dan Sekjen COMES, Acep Sudayat.
Mereka menyatakan protes keras terhadap blokade rakyat Palestina di Gaza yang sudah berlangsung selama dua tahun. "Satu setengah juta rakyat Palestina di Gaza sekarang menderita karena blokade itu.
|
Iran Tetap Tolak Tawaran Barack Obama
Berita Oleh : Redaksi 10 Dec, 08 - 3:45 pm
Pemerintah Iran tetap menolak pendekatan kebijakan luar negeri Amerika Serikat (AS) untuk menghentikan program nuklirnya.
Pemerintah Teheran kemarin menolak tawaran presiden terpilih AS Barack Obama yang dianggap sebagai kebijakan carrot and stick (umpan dan pemukul). Iran menilai Obama melakukan pendekatan tersebut untuk menghentikan program nuklirnya dan berinteraksi dengan Teheran setelah dilantik pada 20 Januari mendatang.
"Pendekatan carrot and stick terbukti tak berguna. Kebijakan ini tidak dapat diterima dan gagal,? ungkap Juru Bicara Menteri Luar Negeri Iran Hassan Qashqavi. Meski demikian, Iran juga memunculkan sinyalemen untuk melakukan pembicaraan langsung dan bekerja sama dengan AS. Teheran mendesak Washington mengubah kebijakan dominasi luar negerinya. "Ketika mereka berbicara tentang perubahan, setiap orang mengharapkan sebuah perubahan kebijakan yang sangat berbeda dengan kebijakan Presiden (George W) Bush," ungkap Qashqavi.
|
Islamis Berkuasa, Somalia Makin Buruk?
Berita Oleh : Redaksi 05 Dec, 08 - 3:00 am
Sejak pecah dari Persatuan Mahkamah Islamiyah, kelompok Al-Shahab makin kuat dan berhasil menguasi sejumlah wilayah penting di Somalia, antara lain Kismayo, Merca dan sebagian besar wilayah selatan Somalia.
Persatuan Mahkamah Islamiyah memegang kendali pemerintahan di Somalia selama enam bulan sebelum ditumbangkan oleh pasukan pemerintah Federal yang didukung pasukan dari Ethiopia tahun 2006 lalu, yang menjadi awal konflik di negeri itu hingga hari ini. Kehadiran pasukan Ethiopia di kancah konflik Somalia, mendapatkan dukungan dari AS.
Saat ini kelompok Al-Shahab bisa dikatakan menjadi kelompok Islamis yang paling berkuasa di Somalia. Namun kehadiran mereka membuat rakyat Somalia ketakutan dan merasa tidak aman. Sebagian besar rakyat Somalia menilai sikap kelompok al-Shahab otoriter, fanatik dan garis keras sehingga banyak rakyat Somalia yang merasa bahwa masa pemerintahan Persatuan Mahkamah Islamiyah jauh lebih baik.
|
|  | |