|
|
|
|
arsip
|
|
|
|
|
|  |
Peace Now: Pemukiman Yahudi Kepung Tepi Barat, Prospek Perdamaian Suram
Solidaritas Oleh : Redaksi 27 Aug, 08 - 5:00 pm
Organisasi advokasi Israel Peace Now memperingatkan, alih-alih memenuhi janjinya sendiri untuk menghentikan pembangunan pemukiman Yahudi di Tepi Barat, rezim Zionis Israel malah terus melakukan pembangunan pemukiman baru. Peace Now bahkan menyebut pembangunan yang dilakukan Israel sudah tak terkendali dan hal ini pada akhirnya akan menjadi batu sandungan bagi prospek perdamaian Israel-Palestina.
"Pemerintah Israel terus mengulang kesalahan yang sama, yang mereka lakukan di masa lalu. Di satu sisi mereka melakukan kesepakatan dan negosiasi dengan Palestina, tapi pada saat yang sama Israel terus melakukan pembangunan pemukiman Yahudi di Tepi Barat." "Pembangunan pemukiman telah mengganggu hubungan dengan Palestina dan fakta di lapangan membuktikan bahwa tindakan itu menjadi penghalang bagi prospek perdamaian, " demikian isi pernyataan Peace Now.
|
Tentara Israel Tembak Warga Palestina dari Jarak Dekat
Laporan Oleh : Redaksi 21 Jul, 08 - 5:45 pm
BTselem, organisasi hak asasi manusia di Israel kembali merilis sebuah rekaman video yang menunjukkan kekejaman militer Israel terhadap rakyat Palestina. Dalam video itu terlihat seorang tentara Zionis Israel menembak seorang laki-laki Palestina dari jarak dekat.
Tentara Israel itu menggunakan peluru karet berlapis timah untuk menembak Ashraf Abu Rahma, nama warga Palestina itu. Dengan mata ditutup dan tangan diborgol, Abu Rahma ditembak dari jarak sekitar 1, 5 meter di hadapan sekelompok tentara Israel. Dalam pernyataan yang dimuat di situs resminya, BTselem menyatakan bahwa peluru yang ditembakkan tentara Zionis itu mengenai jari kaki kiri Abu Rahma.
BTselem menyatakan, mereka telah mengirimkan copy dari rekaman video itu pada polisi militer Israel dan mendesak mereka untuk melakukan penyelidikan terhadap tentara-tentara Israel yang melakukan kekejaman itu.
|
Minyak dan Konspirasi Memecah Sudan Dibalik Konflik Di Darfur
Laporan Oleh : Redaksi 21 Jul, 08 - 5:30 pm
 LSM Biang Kerok Krisis Darfur
Rencana Mahkamah Internasional atau International Criminal Court (ICC) untuk menangkap Presiden Omar al-Bashir atas tuduhan kejahatan perang di Darfur membuat kondisi di Sudan kembali menghangat. Rakyat Sudan menuding rencana ICC itu sebagai hasil konspirasi negara-negara Barat yang dimotori AS, tujuannya untuk melemahkan Sudan dan menguasai sumber minyaknya, khususnya di Darfur.
Di media massa Barat secara sederhana sering diungkap yang terjadi di Sudan adalah pembantaian milisi Arab Janjaweed terhadap black african (penduduk asli Sudan). Rezim AS sering menyebut di Sudan terjadi pembantaian massal (genocide). Kata-kata propaganda yang patut ditertawakan mengingat AS sendiri berlaku kejam di Irak dan Afganistan.
|
Pertukaran Tawanan, Kekalahan Israel, Kemenangan Baru Bagi Hizbullah
Berita Oleh : Redaksi 17 Jul, 08 - 5:30 pm
 Pertukaran tawanan antara Israel dan Hizbullah yang berlangsung Rabu (16/7) merupakan kemenangan besar bagi Hizbullah setelah perang 34 hari melawan Israel pada tahun 2006 lalu. Hizbullah dan para pendukungnya mengungkapkan kegembiraan dan sukacitanya menyambut para tawanan yang telah dibebaskan Israel. Berbeda dengan situasi di Israel yang menyambut tawanannya dengan dukacita dan susana berkabung.
Pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah melakukan penyambutan langsung kelima tawanan Libanon yang dibebaskan Israel, dalam acara penyambutan di selatan kota Beirut. Puluhan ribu pendukung Hizbullah datang dengan membawa bendera Hizbullah yang berwarna kuning dan hijau, merayakan "kemenangan" mereka.
|
Serangan Mematikan, 19 Tentara Asing Tewas di Afghanistan
Berita Oleh : Redaksi 15 Jul, 08 - 4:00 am
 Sembilan Tentara Amerika tewas di Afganistan
Setelah menewaskan 35 warga sipil, pihak asing kehilangan 19 tentaranya dalam sebuah serangan mematikan di wilayah Afghanistan
Pihak NATO menegaskan tewasnya 9 tentara Amerika, setelah para pejuang Taliban melakukan serangan terhadap kamp militer Amerika di Afghanistan Timur, tepatnya di wilayah Kunar.
Pihaknya juga menjelaskan bahwa 8 dari 9 korban dari tentera multinasioanal, dan seorang dari divisi khusus yang dikendalikan oleh Amerika. Sebagaimana dilansir Reuters (14/7), peristiwa ini terjadi pada hari Sabtu (12/7) lalu, dan ini merupakan serangan mematikan sejak beberapa tahun ini.
|
Waspadai International Crisis Group (ICG)
Laporan Oleh : Redaksi 14 Jul, 08 - 4:30 pm
Siapa International Crisis Group (ICG)?
Bicara tentang terorisme atau Islam radikal di Indonesia tidak dapat dipisahkan dari ICG. Apa itu ICG? Dengan melihat situs resmi mereka ditambah dengan situs wikipedia dapat dipahami apa itu ICG. Secara ringkas, ICG singkatan dari International Crisis Group (ICG) adalah sebuah organisasi nonpemerintah, nirlaba internasional yang misinya mencegah dan menyelesaikan konflik berbahaya melalui analisis berdasar-medan dan advokasi tingkat-tinggi.
Ketika sebuah negara dalam resiko perpecahan, atau kekerasan skala besar, ICG mengirim beberapa tim analis politik ke dalam atau dekat daerah konflik. Organisasi ini menciptakan laporan analisis dengan rekomendasi yang ditujukan kepada pemimpin-pemimpin dunia dan organisasi-organisasi. Kelompok ini pun menerbitkan newsletter bulanan, CrisisWatch, yang memberikan sekilas berita tentang kekerasan yang sedang terjadi di dunia.
|
|  | |