Home Dengar Al Quran Online Al-Quran Search Baca Al-Quran Miracles of Quran
 
 Member : Log-In | Mendaftar 






    Bookmark and Share  

Makin Banyak Perusahaan-Perusahaan di Texas Sediakan Tempat Salat

Katagori : Dunia Islam
Oleh : Redaksi 03 Aug 2008 - 3:00 am

imagePerkembangan yang patut disyukuri Muslim AS terutama yang tinggal di negara bagian Texas, karena perusahaan-perusahaan yang sadar untuk menyediakan kebutuhan religius para pegawainya yang Muslim, dilaporkan makin meningkat. Saat ini, makin banyak perusahaan-perusahaan di Texas yang menyediakan ruangan khusus sebagai tempat salat.

The Dallas Morning News edisi Sabtu (2/8) mengutip pernyataan Presiden of the Association of Muslim Scientist and Engineers Dr, Khurshid Qureshi yang mengatakan bahwa perusahaan-perusahaan itu bahkan mengingingkan tenaga kerja Muslim.

"Mereka menginginkan Muslim bekerja di perusahaan-perusahaan mereka. Menyediakan ruang salat bukan keharusan, tapi menyediakannya, " kata Dr. Qureshi. (watch : Turning Muslim in Texas )

Perusahaan-perusahaan di Utara Texas sekarang sudah menyediakan ruang khusus untuk salat bagi pegawainya yang Muslim, antara lain perusahaan Dallas' Texas Instrument, perusahaan maskapai penerbangan American Airlines Dallas, kampus Nortel's Dallas bahkan menyediakan bukan hanya satu ruangan tapi beberapa ruangan sebagai tempat salat dan perusahaan Electronic Data System di Plano.

imageCouncil on American Islamic Relations (CAIR) mempekirakan, hampir setengah dari perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Texas Utara sudah menyediakan ruang khusus salat. Texas Utara adalah wilayah ketujuh di AS yang paling banyak jumlah warga Muslimnya. Di kawasan ini terdapat sekitar 180.000 Muslim.

Brian Mershon, juru bicara Fluor Corp mengungkapkan pernyataan yang menyegarkan, "Jika pegawai Muslim kami mengajukan permintaan, termasuk tempat untuk menyusui bagi para ibu serta tempat untuk salah bagi para pegawai, kami akan memenuhi permintaan itu, " katanya.

Trend positif semacam ini, tentu saja membuat warga Muslim Texas lega. Seorang teknisi bernama Manzur Mahmud mengatakan, para pengusaha menyadari bahwa jika pegawainya merasa senang, maka mereka akan bekerja lebih baik.

Dulu, Mahmud yang bekerja di Dallas's Texas Instrument kesulitan untuk menemukan tempat salat yang layak, kadang ia harus ke kantor seorang temannya untuk menunaikan salat. Sekarang, ia tinggal jalan menyusuri koridor di tempatnya bekerja dan ia akan dengan mudah menemukan satu ruangan untuk salat.


David Stepien mualaf Amerika


Michael Wolfe mualaf Amerika

"Orang-orang mulai berdatangan dan menunjukkan dirinya bahwa sebagai seorang Muslim, " ujar Mahmud.

Masalah diskriminasi dan terbatasnya fasilitas untuk menunaikan ibadah salat menjadi persoalan yang makin banyak dikeluhkan tenaga kerja Muslim di AS dalam beberapa tahun belakangan ini.

Lembaga Equal Employment Opportunity Commission (EEOC) belum lama ini mengeluarkan tata aturan yang melarang diskriminasi berlatar belakang agama di tempat kerja. Tata aturan ini dibuat untuk merespon sekitar 2.900 pengaduan kasus diskriminasi di tempat kerja yang masuk ke EEOC.

"Para pekerja sudah lebih terbuka tentang agama mereka dan menjadikannya sebagai bagian dari kehidupannya sehari-hari, " kata Dianna Johnston, bagian bimbingan hukum EEOC.

Di Texas, kebanyakan warga Muslim bekerja di sektor teknologi informasi dan sektor teknik. Sekarang, mereka bahkan sudah merambah dan mendapatkan posisi-posisi di bidang manajerial. (ln/iol/eramuslim)

Turning Muslim in Texas(1)_0


Turning Muslim in Texas(1)_1


Turning Muslim in Texas(1)_2


Turning Muslim in Texas(1)_3


Turning Muslim in Texas(1)_4


White Woman From Texas becomes a Muslim


  Tell A Friend | Print ada 0 thread - Beri Komentar | dibaca 2734 hits 

Related Article
"Hole in the Earth" AAgym - Belanda
'Pencerahan' Yvonne Ridley bagi Para Wartawan Non Muslim di Denmark
1 Dari 4 Orang Di Dunia Adalah Muslim
PLEASE CALL "MASJID"! Not "MOSQUE"!!!
Aa Gym Meluncurkan Produk Qolbu Cola
Akibat Terinjak-injak Saat akan Jumrah, 244 Jemaah Haji Meninggal
Aksi Menentang UU Anti Jilbab Perancis Masih Berlanjut
 

Google Translate 2

 
       

NO COPYRIGHT
TIDAK DILARANG KERAS mengcopy, memperbanyak, mengedarkan
untuk kemaslahatan bersama syukur Alhamdulillah sumber artikel dicantumkan

Questions & suggestion or problems regarding this web site should be directed to webmaster
Copyright © Sep 2002 - Disclaimer - power with Pmachine All right reserved

in association with Muslim Netters Association

best viewed with IE Resoluton 800 X 600