Untuk saudariku yang dilahirkan panda tang gal 25 December ini…nun jauh di sana...dan kepada seseorang yang saya hormati meskipun berbeda keyakinan denganku…semoga Allah memberi petunjuk terhadap hambaNya…amiin
Bulan Desember bagi umat Kristen Katolik dan Protestan merupakan bulan yang istimewa. Bagaimana tidak, di dalam bulan ini pula menurut anggapan mereka, Sang Juru Selamat atau Tuhan Yesus di lahirkan kedunia pada tanggal 25 Desember. Gemerlap gempita perayaan inipun sudah terasa dari awal Desember dengan bertebarannya pamflet ataupun hiasan ornamen “Merry Christmas”, pohon cemara, maupun Sinterklas. Perayaan natal ini sungguhpun diakui oleh umat Kristen Katolik maupun Protestan sebagi sesuatu yang bernilai “ibadah”, tetapi tidak mempunyai landasan alkitabiah.
Perayaan natal yang di suguhkan diseluruh dunia ini sesungguhnya pada awalnya merupakan perayaan dari Katolik Roma.
Oleh Miranda Dwiyanthi Rosamaria BIASANYA seorang Ratu, apalagi dari Jawa, dalam bertutur kata, bertindak, dan menyampaikan aspirasi diekpresikan dengan cara-cara yang anggun, sebagai wujud dari kematangan dan kedewasaan pribadinya, serta sebagai wujud telah meresapnya nilai-nilai luhur yang diperoleh dari institusi keraton. Namun, hal itu tidak tampak pada diri Gusti Kanjeng Ratu Hemas, yang tanpa malu-malu menyatakan tertarik bila melihat bulu dada seorang laki-laki, misalnya Rhoma Irama. Suatu kejujuran yang luar biasa. Mungkin, seorang pelacur kelas tinggi (bukan pelacur jalanan) tidak mau bersikap sejujur GKR Hemas.
Sebuah buku berjudul, Akar Konflik Politik Islam di Indonesia, ditulis oleh Dhurorudin Mashad, terbitan Pustaka Al Kautsar, cetakan Juni 2008. Buku ini diberi kata pengatar oleh Eep Saefulloh Fatah, pakar politik UI. Pustaka Al Kautsar termasuk sering menerbitkan buku-buku yang bertema politik Islam. Buku ini melengkapi wacana yang telah diterbitkan sejak lama. Dalam buku karya peneliti LIPI ini banyak wawasan-wawasan informasi yang bisa dijadikan alat untuk memahami peta politik Islam di Indonesia, sejak dulu sampai saat ini. Namun kali ini saya tidak bermaksud membahas buku Dhurorudin Mashad di atas. Cukuplah pembaca mengkajinya secara mandiri. Disini saya lebih tertarik membahas salah satu materi kata pengantar Eep Saefulloh Fatah, ketika dia menjelaskan sumber-sumber kemunduran kehidupan Ummat Islam di Indonesia. Menurut Eep, secara statistik jumlah Muslim Indonesia sangat banyak, tetapi secara realitas peranan Ummat Islam marginal.
Oleh : Wildan Hasan *
“Kalaulah suatu penduduk Negeri beriman dan bertaqwa kepada Allah, niscaya kami akan membuka kan berkah buat mereka dari langit dan dari bumi…” (Al-A’raf : 96)
Setiap tanggal 10 November rakyat Indonesia memperingatinya sebagai Hari Pahlawan Nasional. 10 November sebuah tanggal yang monumental buah perjuangan arek-arek Suroboyo di bawah pimpinan pejuang besar kemerdekaan, Bung Tomo. Namun naas, karena sejarah milik penguasa. Nasib Bung Tomo tiada ubahnya bak pesakitan dan pengkhianat bangsa. Ia di penjara oleh rezim yang berkuasa. Namun pula akhir sejarah Allah yang menentukan, Bung Karno kena tulah dari ucapannya yang terkenal "Bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu menghargai jasa para pahlawannya".
oleh: Zain Rahman el-Palembani * Jangka waktu yang begitu panjang kampanye 2009 telah menyeret parpol yang ada untuk menggiatkan iklan dan sosialisasi kepada masyarakat terhadap partai mereka. Iklan-iklan politik pun bermunculan baik itu di media cetak, elektronik bahkan media internet. Dan paling terupdate adalah tayangan iklan partai politik PKS di sejumlah televisi nasional. Iklan politik PKS kali ini begitu menarik dan membuat pertanyaan besar. Salah satunya termuatnya gambar Soeharto sebagai guru bangsa. Hal ini menajdi pro dan kontra di kalangan masyarakat luas termasuk pula media pers, dan politkus di negeri ini.
Bukan apa-apa, penampilan wajah Soeharto dalam iklan tersebt dipermasalahkan. Walaupun Mahfudz Siddiq berdalih bahwa PKS mengambil sisi positip dari kepemimpinan Soeharto seperti BBM yang murah, rakyat miskin yang tidak lebih banyak dari saat ini, dan swasembada pangan.
Alhamdulillah, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, wa lillahil hamdu. Inilah ucapan syukur dan rasa gembira tak terkira saat DPR mengesahkan UU Pornografi, 30 Oktober 2008 lalu. Perjalanan panjang proses legislasi RUU APP akhirnya sampai di terminal akhir: lahir UU Pornografi. Alhamdulillah, kini bangsa Indonesia memiliki payung hukum untuk menolak bahaya pornografi. Hal ini sekaligus menandakan kemenangan masyarakat pro moral atas kaum hedonis liberal.
Sampai detik-detik terakhir, para seniman dan artis pendukung liberalisasi moral terus melancarkan serangan terhadap UU Pornografi. Termasuk dengan mengungkap alasan-alasan yang didramatisasi, seperti kriminalisasi wanita, merusak “Bhineka Tunggal Ika”, menghapuskan budaya dan tradisi masyarakat, mengancam keutuhan NKRI, dll. Pada titik tertentu, mereka lebih kelihatan seperti pendukung gerakan separatisme, ketimbang para pembela industri esek-esek. (Siapa yang pro NKRI, siapa yang mengancam perpecahan?).
Taufiq Amrullah, Ketua Umum KAMMI Pusat periode 2006-2008
Sejarah kejayaan dan kejatuhan peradaban bangsa-bangsa dipergilirkan. Peradaban besar menemui masa keemasan masing-masing. Satu sama lain saling menyerang dan memperluas wilayah pengaruh, penaklukan bangsa lain adalah bagian dari kejayaan itu sendiri. Kejayaan dan kekuasaan itu tidak given melainkan harus diperjuangkan. Zero Sum Game, hasrat saling mengalahkan menjadi hukum dasar kekuasaan.
Dalam kitab suci Al Qur'an banyak dikisahkan jatuh bangunnya peradaban, yang menandakan ketidakberdayaan manusia mempertahankan keabadian kekuasaan. Kejatuhan peradaban terbaik sekalipun adalah kepastian yang sudah menjadi sunnatullah pergiliran kekuasaan. Penyebab keruntuhan peradaban terjadi karena berbagai sebab, misalnya karena ditaklukkan musuh, kejadian alam seperti perubahan iklim, bencana banjir, wabah penyakit dan lainnya, maupun oleh perilaku menyimpang kaum dan penguasanya sendiri.
Hak cipta dilindungi oleh
Allohu Subhanahu wa Ta'ala TIDAK DILARANG KERAS mengcopy, memperbanyak, mengedarkan
untuk kemaslahatan ummat syukur Alhamdulillah sumber dari swaramuslim
dicantumkan
Questions & suggestion or problems
regarding this web site should be directed to
webmaster