Siyasah| Swaramuslim.com
 Member : Log-In | Register Home  War  Siyasah  E-book  Foto  Galery  Islam  Hikayat  Chatting  Posting Anda  Pro Kontra  Forum Diskusi  



 
Advanced search
 From Moderator 

Assalamu'alaikum
Sebagaimana halnya yang lalu-lalu, menjelang di-laksanakan-nya hajat akbar Pemilu 2009 yad, Swaramuslim membuka kesempatan kepada para member khusus untuk berpartisipasi menjadi SukarelawanSwaramuslim untuk bersama sama swaramuslim mewujudkan media informasi yang berimbang... 

Sehubungan dgn hal tsb, halaman khusus "Posting Anda" telah kami siapkan untuk anda. Materi bebas terbatas dan tidak harus terkait Pemilu.

1.

Fasilitas ini kami khususkan untuk member yg memiliki jam terbang & dedikasi di Swaramuslim. Silahkan ajukan via Ticket dan pilih Katagori "upgrade member"

2.

Anda harus login dahulu untuk Kirim Artikel

3.

Seluruh postingan yang dikirim adalah tanggung jawab pengirim dengan terlebih dahulu melalui proses moderasi oleh moderator.

Terima Kasih. Enjoy!!


 Statistik  
Total Posting : 103
Total Comment : 268
Unique Counter : 73520
Total Member : 13331
Sedang Online
Non Member : 104
Members : 0
Sekarang : 104
Yang Lalu : 119
 

 Browse Month  
View by Date
December 2008
November 2008
October 2008
September 2008
August 2008
July 2008
June 2008
May 2008
April 2008
March 2008
February 2008
January 2008
December 2007
November 2007
October 2007
September 2007
August 2007
August 2005
July 2005
March 2005
February 2005
December 2004
October 2004
August 2004
June 2004
May 2004
March 2004
February 2004
January 2004
October 2003
 

 Komentar  
khaeruddin: Hanya orang-orang Kafir Laknatullah 'alaih yang tidak senang dengan tegaknya agama dan Syariat Allah! Mari kita bersatu..Siapkan Diri, Harta dan Nyawa demi Tegaknya Agama Allah! ...

ais: Oleh karenanya mari kita kembali pada Islam sebagai sistem, baik sebagai sistem akidah maupun sebagai sistem ekonomi, sistem politik, sistem pemerintahan, sistem sosial, sistem hukum ...

khaeruddin: Siapkan diri kita untuk berkorban demi tegaknya Li'ikalimatillah...Siapkan diri, harta dan waktu kita. Revolusi Iman dan Islam sedang berjalan....Demi Allah! Agama Islam akan Tegak...Pandang walaupun Sedikit ...

ryo24: hmmm... bangsa budak ya kita.... sedihnya... ...

skonyongkoder: rezim SBY adalah rezim yg sangat2 pro ASING/BARAT spt rezim2 sblmnya. tidak punya visi kemandirian dg memajukan teknologi untuk memproduksi barang2 jadi. indonesia ditangan rezim SBY akan ...

ais: Jumhur ulama di masa lalu dan di masa kini telah menyepakati bahwa Syiah Itsna Asy-'ariyah termasuk orang-orang Islam dan termasuk ahlul qiblah. Sebab mereka mengikrarkan ...

ais: Kang cecep....saya mah syiah syuni nggak jadi masalah....yang penting Islam dan melaksanakan ajaran Alquran dan sunnah2 Nabi. Titik. Kang cecep yang malah meng kotak2an ...

skonyongkoder: ahmadinejad layak jadi bahan untuk merenung bagi kita semua, ttg kesederhanaan dan dedikasi walaupun dia syiah. bukan kah hikmah itu milik muslim, walaupun dia datangnya ...

cecepsyamsul: Saya justru malah jadi bertanya2, kenapa redaksi menampilkan berita ini? Syiah itu sama berbahayanya dengan Yahudi dan Kristen bahkan mungkin lebih bahaya dari mereka karena ...


 Headline Siyasah  
 
Berharap Premium Rasa Kansas
Oleh : Redaksi 24 Dec 2008 - 4:30 am

Harga premium di Indonesia lebih mahal dibandingkan dengan di Amerika. Harga premium di Kansas City pada saat ini hanya Rp 4.300 per liter. Sedangkan di sini, Suparman dan masyarakat lainnya mesti merogoh kocek lebih dalam, yakni Rp 5.000, untuk mendapatkan seliter premium. Harga lokal ini berlaku sejak Senin lalu. Harga baru ini menurun sebesar Rp 500 dari harga sebelumnya. Harga premium di Indonesia sebenarnya bisa turun hingga Rp 3.500 per liter. Bila menilik biaya produksi premium, dengan harga jual Rp 5.000, pemerintah mestinya mendulang laba gede. Pemerintah untung trilyunan rupiah dengan harga sekarang. Pemerintah, menurut Kurtubi, Direktur Center for Petroleum and Energy Economics Studies, harus berani menurunkan lagi harga premium dari harga saat ini. Penurunan harga premium yang lebih besar akan menjadi salah satu alat kebijakan untuk mendorong sektor riil pada saat perekonomian kurang bersahabat. "Pemerintah jangan terlalu pelit dan perhitungan dengan rakyatnya sendiri," Kurtubi menambahkan.
0 Komentar | dibaca 310 hits - Baca Lanjut  

Si Pandir Dan Kelompoknya Yang Kapitalis
Oleh : Redaksi 02 Dec 2008 - 2:30 am

oleh Munarman
Sungguh banyak manusia pandir di dunia ini. Kepandiran ini tentu saja bukan karena manusia-manusia tersebut tak berilmu atau bukan karena mereka orang bodoh. Kepandiran tersebut dikarenakan mereka kafir terhadap hukum-hukum Allah. Beberapa contoh tingkah pola kepandiran tersebut adalah, apa yang saat ini baru saja menjadi headline di berbagai surat kabar. Yang pertama adalah mengenai hasil pertemuan G-20 dan hasil pertemuan APEC, sedang yang kedua adalah mengenai heboh Adam Malik sebagai agen CIA.

Terhadap kepandiran yang dipetontonkan oleh manusia yang mengaku sebagai pemimpin negara-negara yang tergabung dalam G-20 dan APEC baru-baru ini adalah berupa, pernyataan resmi hasil pertemuan tingkat tinggi tersebut bahwa negara-negara tersebut akan tetap menggunakan kapitalisme pasar bebas sebagai basis sistem ekonomi bagi negara masing-masing dan melarang proteksionisme dalam menjalankan roda ekonomi.
2 Komentar | dibaca 1359 hits - Baca Lanjut  

Kerjasama KPK-FBI Memperdalam Penjajahan Amerika di Indonesia
Oleh : Redaksi 29 Nov 2008 - 1:30 am

Cengkraman Amerika di Indonesia sebenarnya bukan hal baru. Bahkan, bisa dikatakan sejak zaman Presiden RI pertama hingga sekarang, Indonesia belum bisa melepaskan diri dari cengkraman penjajahan AS, baik dalam bidang ekonomi, politik, pendidikan, keamanan maupun yang lain. Ketika isu terorisme belum reda, publik Indonesia dikejutkan dengan kerjasama KPK dan FBI (Federal Bureau of Investigation) dalam proyek yang disebut Pemberantasan Korupsi. Kerjasama itu dilakukan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Ketua KPK, Antasari Azhar dan Deputi Direktur FBI, John Pistole di Gedung KPK di Jakarta, Selasa 18 Nopember lalu.

Kedua lembaga ini sepakat untuk menjalin kerjasama dalam hal pertukaran informasi, pelaksanaan program pemberantasan korupsi, pelatihan dan kursus, pertukaran ahli bidang intelijen dan investigasi, serta bimbingan teknis. Menurut ketua KPK, Antasari Azhar, inti dari kerjasama dengan FBI adalah pengembangan kualitas dan kompetensi sumberdaya manusia KPK.
3 Komentar | dibaca 616 hits - Baca Lanjut  

Wahai Capres, Bercerminlah Pada Ahmadinejad.
Oleh : Redaksi 19 Nov 2008 - 3:30 pm


Ahmadinejad, namanya di takuti AS & Israel

Pemilu saat ini sudah bersiap menyambut kita. Sejumlah tokoh pun sudah bermunculan. Mereka menganggap yang paling bisa dan tepat menjadi pemimpin. Tapi taukah anda pemimpin apa yang telah di contohkan Rasulullah ? Sikap Sederhana. Inilah yang kini di tunjukan Presiden Iran , Mahmoud Ahmadinejad.

Mudah-mudahan di pemilu yang akan datang kita akan memiliki Presiden seperti ini ?

Suatu ketika Presiden Iran saat ini: Mahmoud Ahmadinejad, di wawancara oleh TV Fox (AS) soal kehidupan pribadinya:
7 Komentar | dibaca 2280 hits - Baca Lanjut  

Penguasa yang Sombong dan Bebal
Oleh : Redaksi 30 Oct 2008 - 4:00 pm


Tapi, ketika itu pemerintah bebal. Krisis pun membadai yg dampaknya terus hingga kini

Gejala krisis ekonomi sekarang ini, menurut mantan Menko Rizal Ramli, telah diramalkan Econit Adversory pada Januari 2008. Waktu itu Econit memperingatkan, perekonomian Indonesia diramalkan akan mengalami penggelembungan finansial. Rizal menyebutnya sebagai The Year of The Bubble.

Namun, saat itu Menko Perekonomian Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani, ungkap Rizal, tak menanggapi serius ramalan tersebut. ''Mereka sombong,'' Rizal menandaskan.

Bahkan Tim Indonesia Bangkit (TIB) telah memperingatan bakal terjadinya krisis ini sejak akhir 2006. Waktu itu TIB menyatakan, sepuluh tahun pascakrisis, Indonesia bakal kembali menghadapi ancaman yang sama. Namun, pemerintah dengan tegas membantahnya.
0 Komentar | dibaca 1687 hits - Baca Lanjut  

Menggugat Kejujuran Pengusung Ekonomi Kapitalisme
Oleh : Redaksi 29 Oct 2008 - 12:30 pm

Salah satu yang sangat menyolok tampak di depan mata saat krisis finansial global dunia saat ini adalah ketidak jujuran. Ketidakjujuran para pemimpin, ketidak jujuran para intelektual . Padahal kejujuran pastilah dibutuhkan oleh siapapun. Sebaliknya pendusta tentu saja tidak disukai oleh siapapun dan yang jelas dilaknat Allah SWT. Ketidakjujuran itu sekarang tampak jelas dari mereka-mereka yang mengusung dan mempertahankan ideology kapitalisme.

Ketidakjujuran yang pertama adalah menolak bahwa persoalan ini merupakan persoalan system kapitalisme itu sendiri. Mereka mengatakan krisis financial ini bukan persoalan system ideology kapitalisme. Ini hanya masalah naik turun biasa dalam system ekonomi, upaya mencari keseimbangan, hanya sekedar recovery ekonomi. Karena itu menurut mereka , kita tidak membutuhkan pergantian system ideology. Kita cukup memainkan instrument teknis ekonomi seperti naik turun suku bunga, buyback saham, kucuran dana, intervensi pasar, bailout dan lain-lain. Dengan optimis mereka mengatakan , ekonomi dunia akan kembali membaik. (simak diskusi HTI vs VOA "Rizal Mallarangeng" )
3 Komentar | dibaca 699 hits - Baca Lanjut  

Agenda Selamatkan Indonesia (Bag.1)
Oleh : Redaksi 18 Sep 2008 - 6:00 pm

imageHanya dalam hitungan bulan, bangsa besar ini akan menyelenggarakan pemilihan umum untuk memilih wakil-wakilnya yang akan duduk di parlemen dan akan disusul dengan pemilihan umum presiden dan wakil presiden.

Jauh sebelum Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengetuk palu membolehkan setiap partai politik berkampanye, sejumlah parpol telah menebar janji manis kepada rakyat lewat media massa dan juga pertemuan langsung. Bukan itu saja, sejumlah tokoh nasional tanpa malu-malu juga telah mempromosikan dirinya sendiri di layar kaca dan mengaku sebagai pemimpin masa depan.

Salah satu bola panas menjelang ritual lima tahunan ini adalah wacana terkait usia calon presiden. Ada yang menyatakan agar kaum tua, di atas lima puluh tahun, sebaiknya tidak usah lagi mencalonkan diri jadi calon presiden di tahun 2009. Alasannya, Indonesia dengan segala kompleksitas permasalahannya memerlukan calon pemimpin yang berani, energik, dan bisa cepat serta tepat mengambil tindakan.
0 Komentar | dibaca 469 hits - Baca Lanjut  

Mengaku Partai Terbuka, PDS Ajukan Kiai jadi Caleg
Oleh : Redaksi 25 Aug 2008 - 4:00 pm

Partai Damai Sejahtera (PDS) telah menyatakan partainya sebagai partai terbuka. Untuk membuktikan hal tersebut, dalam pemilu 2009 nanti, mereka memasukkan caleg selain dari kalangan nasrani, juga dari berbagai agama seperti Islam, Hindu, Budha, dan Konghucu.

PDS mengaku juga mencalonkan beberapa ‘kiai’ dan ‘aktivis muslim’.

"Memang PDS awalnya dibentuk kalangan Kristen. Tapi, sekarang tidak lagi, PDS sudah terbuka," ujar Ketua Umum PDS Ruyandi Hutasoit.

Ruyandi melanjutkan, Sepuluh persen caleg partainya yang berasal dari lintas agama membuktikan bahwa PDS adalah partai yang terbuka dan menjamin kebebasan baragama.
2 Komentar | dibaca 1959 hits - Baca Lanjut  

 

Older Entries 

 
       
 
Hak cipta dilindungi oleh Allohu Subhanahu wa Ta'ala
TIDAK DILARANG KERAS mengcopy, memperbanyak, mengedarkan
untuk kemaslahatan ummat syukur Alhamdulillah sumber dari swaramuslim dicantumkan
Questions & suggestion or problems regarding this web site should be directed to webmaster
Copyright © Sep 2002 - Disclaimer - power with Pmachine All right reserved

in association with Muslim Netters Association

best viewed with IE Resoluton 800 X 600